Ibnu Bohari

Primera’s Favourite Quote : 7

Posted in Quote by mibnufajar on 28 October, 2009

Once is happenstance, twice is coincidence, three times is enemy action.

Advertisements

Nunu’s Anatomy : Gastric Bypass Surgery

Posted in TV Series by mibnufajar on 27 October, 2009

I just started to watch Grey’s Anatomy 1st season lately, ehehehe…

Ada satu episode yang menarik perhatian gw, tentang seorang cewek yg ngebela-belain operasi Gastric Bypass di Meksiko gara2 emaknya demanding banget, nge-harusin anaknya buat kurus. Padahal anaknya itu berat badannya dah ideal, cuman mungkin karena standar langsing sekarang dah ‘beda’, jadinya si anak tetep aja gak pede dengan bentuk tubuhnya. Korban marketing (i don’t blame you. Aren’t we all ? hehe..)

Operasi Gastric Bypass adalah operasi pemotongan usus dan/atau pengecilan lambung, untuk mengatasi masalah berat badan bagi orang-orang yang mengalami obesitas (Okitya, hello.. Do you hear me ?). Tipenya ada beberapa macam, yang paling umum adalah Roux en-Y bypass, seperti ini :

Roux en-Y Bypass Surgery

See the picture ? Lambung dipisah dua, satu bagian kecil yang langsung disambungkan ke usus besar (tanpa melalui usus halus). dan sebagian besar lambung serta usus halus dibiarkan tersimpan didalam tubuh, namun tidak terpakai. Dengan cara seperti ini, kita akan merasa cepat kenyang karena kapasitas perut yang sangat sedikit, dan sebagian besar lemak yang kita konsumsi tidak akan terserap oleh tubuh, karena makanan yg kita kosumsi tidak melewati usus halus yg berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan. Kelebihan dari metode gastric bypass yang ini adalah, karena tidak ada organ yang dibuang, prosedurnya dapat dibalik, sehingga sistem pencernaan kembali seperti semula.

Efeknya bagaimana ? Berikut fakta2 mengenai Operasi gastric bypass :

  1. Pasien yang disarankan untuk melakukan operasi adalah orang dengan BMI (Body Mas Index) 40 ke atas
  2. Di Amerika Serikat, pada tahun 2008, terjadi 200,000 kali operasi gastric bypass
  3. Hasil dari operasi ini: 65%-80% kelebihan berat badan (dari berat badan ideal) dapat dihilangkan
  4. Komplikasi dari operasi ini adalah: anastomotic leakage (kebocoran dari sambungan organ yg dibuat pada saat operasi), anstomotic ulcer (borok/bisul di dalam organ), dumping syndrome (syndrome yg terjadi akibat mengonsumsi terlalu banyak gula, yg mengakibatkan jantung berdetak cepat, perasaan tidak nyaman selama 30-45 menit, diare), malnutrisi akibat sedikitnya makanan yg dikonsumsi
  5. Komplikasi operasi ini dianggap “umum terjadi” dan tingkat kematian dalam jangka waktu sebulan pasca operasi sekitar 2 %

 

Whay say you, tweople ? (ehehehe, dah berasa di Twitter aja)

 

 

The Only Difference Between Real & Fake Blackberries is The Whole Experience

Posted in Blackberry by mibnufajar on 22 October, 2009

(Courtesy of Arief Setyawiyoga, Mailing List Telkomsel Blackberry with a little improvement) :

Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat akan membeli handset Blackberry baru :

Yang paling aman adalah membeli handset Blackberry dari operator. Dengan membeli Blackberry dari operator kita akan terhindar dari semua permasalahan yang ada dan garansi dijamin penuh selama satu tahun penuh. Apabila terpaksa harus membeli handset Blackberry di luar operator yang harus diperhatikan adalah handset Blackberry yang dijual di Indonesia dikenal empat istilah :

  • BNIB (Brand New In Box) yaitu barang yang betul-betul baru dan masih dalam kemasan dan bersegel
  • 14 Days yaitu handset Blackberry dalam kemasan yang sudah tidak bersegel lagi dan kemasannya sudah terbuka. Biasanya barang ini adalah unit baru, tapi dikembalikan oleh pembelinya karena sesuatu alasan
  • Refurbish yaitu handset Blackberry bekas yang dikemas ulang dengan casing, box dan perlengkapan lainnya sehingga seperti unit baru
  • Bekas (second) yaitu handset Blackberry yang sudah pernah dipakai sebelumnya

Dalam hal ini pembeli harus menanyakan kepada penjual status dari handset Blackberry yang mau dibeli. Karena status dari handset Blackberry ini akan menentukan harga jualnya. Hal-hal lain yang harus diperhatikan :

  1. Pastikan PIN dan IMEI yang ada di handset Blackberry sama dengan PIN dan IMEI yang ada di kardus pembungkus. Untuk melihat PIN dan IMEI yang ada di  handset Blackberry  bisa dilihat di stiker yang ditempel di bagian belakang setelah batere dilepas. Apabila PIN dan IMEI tidak sama antara yang di handset Blackberry dengan yang di kardus pembungkus disarankan untuk mengembalikan saja Blackberry yang telah dibeli, karena handset ini bermasalah. Selain itu perlu juga mengecek PIN dan IMEI ini dengan menekan ‘alt+aA+H’. PIN dan IMEI yang keluar di menu ini juga harus sama dengan PIN dan IMEI yang ada di stiker bagian belakang Blackberry dan yang tercantum di kardus pembungkus
  2. Perhatikan vendor ID dari Blackberry yang dibeli (melalui menu ‘alt+aA+H’) . Karena unit yang dikeluarkan oleh RIM ada dua yaitu EU (Enginering Unit) dan MU (Manufacturing Unit). Untuk Blackberry yang berstatus EU ini memang diproduksi untuk tidak dijual ke pasaran melainkan sebagai unit uji coba untuk berbagai kalangan. Setelah diperbaiki sesuai dengan masukan dari para pemakai EU baru handset Blackberry diproduksi secara masal. Dan unit yang diproduksi secara masal ini diberi nama MU.
  3. Apabila berniat membeli handset Blackberry bekas pastikan PIN-nya sudah bebas dan Blackberry dalam posisi unlock, karena apabila pemilik sebelumnya menggunakan simcard dari operator yang berbeda dan PINnya belum di-release maka handset tidak bisa didaftarkan pada layanan Blackberry dengan menggunakan simcard dari operator lainnya. Sedangkan handset yang dibeli dari luar area Indonesia biasanya di-lock oleh RIM untuk operator tertentu. Agar bisa digunakan dengan menggunakan operator di Indonesia pastikan Blackberry dalam kondisi unlock. Untuk memastikan apakah Blackberry dalam kondisi lock/unlock bisa dilakukan dengan masuk ke menu ‘Option-Advanced Option-Simcard’ . Setelah terbuka menunya ketik ‘MEPD’, apabila Blackberry dalam kondisi unlock maka semua pilihan yang ada didalam menu ini dalam posisi ‘Disabled’
  4. Untuk handset Blackberry baru setelah dihidupkan pertama kali langsung masuk saja ke menu ‘Option-Status’ kemudian ketik ‘BUYR’. Selanjutnya di menu ini akan muncul ‘Data Usage’ dan ‘Voice Usage’. Seharusnya apabila handset ini baru maka Data Usage’ dan ‘Voice Usage’ akan berisi angka 0 (nol) atau angka yang mendekati 0 (nol) karena memang belum pernah digunakan.
  5. Lakukan Aktivasi Blackberry Internet Service saat itu juga, pastikan fitur Push Mail dan Browsing bisa dilakukan.
  6. Apabila Blackberry menggunakan PIN Cloningan, ada kemungkinan layanan BIS tetap dapat digunakan sekitar 1-3 bulan sebelum akhirnya Suspend.

Untuk mengecek PIN tersebut kloningan atau bukan, caranya sebagai berikut, buka http://xxx.blackberry.com (xxx=axis, xl, indosat atau telkomsel) dengan menggunakan Blackberry browser
Lalu masuk Create New Account, lakukan prosedur yang diminta, pada waktu pengisian PIN dan IMEI dan klik Next akan tampil tulisan :

1. Your device has not yet been registered with the network…..

Kondisi ini adalah UNSUSPEND karena pin dan imei masih fresh.
2. The Blackberry is registered with another provider/carrier………….

Ada 2 kondisi yaitu :
a. Memang PIN dan IMEI fresh cuma biasanya dr luar negeri (luar provider kita)
b. PIN dan IMEI tidak fresh dan ada kemungkinan udah di pake di luar provider kita.
Langkah yang dilakukan adalah hidupkan BB – Option – STATUS lalu ketik BUYR. Kalo bener2 baru Voice dan data usage harus 0, dan kalo isinya udah exceeded… berarti BEKAS (Ati2!)
Tapi kalo isinya baru 2.5 kb (masih dikit) mungkin dibuka untuk kebutuhan unlock. Tapi usahakan cari yang 0
Kondisi ke-2 ini beresiko untuk suspend jadi usahakan minta GARANSI PIN SUSPEND (dalam arti kalo suspend ditukar)

3. Your Account is already registered …..
Ada 2 kondisi :
a. Barangnya barang bekas (refurbished) dan udah pernah dipake dg provider kita (cek BUYR untuk memastikan)
b. Atau barang baru (BUYR=0) tapi pinnya udah diclone dan didaftarkan ke provider kita.
Kondisi 3 ini beresiko untuk suspend jadi usahakan minta GARANSI PIN SUSPEND (dalam arti kalo suspend ditukar)

4. Your Account is SUSPENDED……
BIS (Blackberry Internet Service) tidak bisa aktif. JANGAN DIBELI.

RSS Reader.. What the hell is that ???

Posted in PC Doctor by mibnufajar on 19 October, 2009

Pasti banyak diantara kalian, setengah Geek, orang-orang yang rada2 pinter IT (tapi gak pinter2 banget)  ato yang gak ngerti IT tapi gila browsing, mendengar yang namanya RSS. Ato paling enggak ngeliat logo kayak gini di website yang sering kalian kunjungi :

RSS Feed

RSS Feed

Nah, logo apakah itu ? It’s called RSS. Singkatan dari Really Simple Syndication ato sering juga disebut Rich Site Summary. Does it mean anything to you ? Nope ? Me too.

Gunanya buat apa ? Here’s a little story,

Bapak2 dan Ibu2 yang pinter2 di Amerika dan Eropa sana, membuat semacam format buat situs2 yg infonya sering di-update (situs2 berita, blog, dll), agar dapat dibaca dengan lebih mudah. terciptalah RSS ini. Misalkan, gw. Tiap pagi, sebelum mulai kerja, gw biasanya ngecek situs2 berikut ini:

– Blackberry Geeks

– Design Milk

– Mac Rumors

– Cracked

– Geek.com

– Creative Disc

– Musicistheheartofoursoul.com

– Weburbanist

– Kompas

– Facebook

Itu baru sebagian, belom lagi blog2 humor (ngupingjakarta !) kalo lagi suntuk, blog2 temen gw, situs2 tips2 Photoshop, blog2 fashion, gossip girl blog, buanyaaakkkk lah pokoknya, situs yg biasa gw kunjungi.

Nah, di jaman purbakala, apa yang kita lakukan ? kita buka situsnya satu2. Buka ini dulu (trus nunggu loading…zzz…), trus abis itu buka yg laen.. belom lagi kalo ternyata gak ada update-an (ngupingjakarta ! I’m talking to you !), It takes time, temans… Makanya mereka menemukan yang namanya RSS. Biar semua isi dari website itu ditarik ke satu tempat. Jadi kita tinggal buka satu website, nanti isi dari semua blog tadi bisa dibaca dari situ. Nah, begitulah RSS. Enak kan ?

Untuk baca RSS, kita harus punya RSS Reader (dari namanya aja udah ketebak kan, fungsinya apa.. Buat baca RSS). Ada My Yahoo!, RSSGator, Google Reader, NetVibes, dsb..

RSS Reader kayak gimana sih ? Nih, gw kasih screen capture RSS Reader gw (Gw pake Google Reader) :

Google Reader

Google Reader

Nah, liat di sebelah kiri (kebaca kan ? gw upload-nya gak kekecilan kan ? IYA KAN ??!! )

Subscriptions itu list blog/situs yg udah kita daftarin (klo gak punya situs2 favorit, Google nyediain situs2 populer yang udah dikelompokin ( mis: Astronomy, Cooking, Movies, etc), jadi kita tinggal subscribe aja).

Kalo misalnya ada update-an baru, nama blog-nya akan ditebalkan (yg di dalam kurung berarti jumlah post yg belum dibaca). Tinggal klik and voila, you can read them right there.

NAH ! FIRST THING FIRST.

Apa yang harus kita lakukan jika ingin membaca update-an via RSS ? Here’s the step :

1. Tentukan mau menggunakan RSS Reader apa. Gw sih pake Google Reader. Gw cinta Google. Klo Google ngeluarin merek underwear, gw pasti beli. Kalian juga yah.

2. Subscribe di reader itu (contohnya pake Google Reader yak). Buka http://reader.google.com, login pake akun google ato bikin klo belum punya ( Hah ?!! Ada ya orang di dunia ini yg belum punya akun Google ??)

3. Ikuti instruksi selanjutnya, sampe selesei.

4. Daftarkan situs2/blog yg sering lu kunjungi. Ada dua cara (sebenarnya lebih sih, tapi agak sedikit ribet) :

  • Di situs yang biasa lu kunjungi klik icon RSS (kayak di atas) ato kata2 yg mengandung kata “Subscribe” ato kata  “Feed”, pokoknya di klik aja. Nanti akan tampil halaman untuk memilih dirimu menggunakan reader apa, pilih Google Reader tentunya (hidup Google!!), nanti di-redirect ke halaman Google Reader, klik tombol “Subscribe”
  • Dari Google Reader, klik tombol “Add Subscription” di sebelah kiri atas. Masukkan alamat situs/blog-nya. (Tapi cara ini kadang ga berhasil)

5. Sudahhhh… Selamat menikmati.

Oh ya, satu kekurangan RSS Reader ini adalah jika tulisan tersebut menyediakan tempat untuk komentar, maka komentar-nya tidak ikut ditarik, jadi jika pengen baca update komentar-nya, harus buka web yg sebenarnya (atau daftar RSS Comment… well, that’s another thing)