Ibnu Bohari

The Only Difference Between Real & Fake Blackberries is The Whole Experience

Posted in Blackberry by mibnufajar on 22 October, 2009

(Courtesy of Arief Setyawiyoga, Mailing List Telkomsel Blackberry with a little improvement) :

Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat akan membeli handset Blackberry baru :

Yang paling aman adalah membeli handset Blackberry dari operator. Dengan membeli Blackberry dari operator kita akan terhindar dari semua permasalahan yang ada dan garansi dijamin penuh selama satu tahun penuh. Apabila terpaksa harus membeli handset Blackberry di luar operator yang harus diperhatikan adalah handset Blackberry yang dijual di Indonesia dikenal empat istilah :

  • BNIB (Brand New In Box) yaitu barang yang betul-betul baru dan masih dalam kemasan dan bersegel
  • 14 Days yaitu handset Blackberry dalam kemasan yang sudah tidak bersegel lagi dan kemasannya sudah terbuka. Biasanya barang ini adalah unit baru, tapi dikembalikan oleh pembelinya karena sesuatu alasan
  • Refurbish yaitu handset Blackberry bekas yang dikemas ulang dengan casing, box dan perlengkapan lainnya sehingga seperti unit baru
  • Bekas (second) yaitu handset Blackberry yang sudah pernah dipakai sebelumnya

Dalam hal ini pembeli harus menanyakan kepada penjual status dari handset Blackberry yang mau dibeli. Karena status dari handset Blackberry ini akan menentukan harga jualnya. Hal-hal lain yang harus diperhatikan :

  1. Pastikan PIN dan IMEI yang ada di handset Blackberry sama dengan PIN dan IMEI yang ada di kardus pembungkus. Untuk melihat PIN dan IMEI yang ada di  handset Blackberry  bisa dilihat di stiker yang ditempel di bagian belakang setelah batere dilepas. Apabila PIN dan IMEI tidak sama antara yang di handset Blackberry dengan yang di kardus pembungkus disarankan untuk mengembalikan saja Blackberry yang telah dibeli, karena handset ini bermasalah. Selain itu perlu juga mengecek PIN dan IMEI ini dengan menekan ‘alt+aA+H’. PIN dan IMEI yang keluar di menu ini juga harus sama dengan PIN dan IMEI yang ada di stiker bagian belakang Blackberry dan yang tercantum di kardus pembungkus
  2. Perhatikan vendor ID dari Blackberry yang dibeli (melalui menu ‘alt+aA+H’) . Karena unit yang dikeluarkan oleh RIM ada dua yaitu EU (Enginering Unit) dan MU (Manufacturing Unit). Untuk Blackberry yang berstatus EU ini memang diproduksi untuk tidak dijual ke pasaran melainkan sebagai unit uji coba untuk berbagai kalangan. Setelah diperbaiki sesuai dengan masukan dari para pemakai EU baru handset Blackberry diproduksi secara masal. Dan unit yang diproduksi secara masal ini diberi nama MU.
  3. Apabila berniat membeli handset Blackberry bekas pastikan PIN-nya sudah bebas dan Blackberry dalam posisi unlock, karena apabila pemilik sebelumnya menggunakan simcard dari operator yang berbeda dan PINnya belum di-release maka handset tidak bisa didaftarkan pada layanan Blackberry dengan menggunakan simcard dari operator lainnya. Sedangkan handset yang dibeli dari luar area Indonesia biasanya di-lock oleh RIM untuk operator tertentu. Agar bisa digunakan dengan menggunakan operator di Indonesia pastikan Blackberry dalam kondisi unlock. Untuk memastikan apakah Blackberry dalam kondisi lock/unlock bisa dilakukan dengan masuk ke menu ‘Option-Advanced Option-Simcard’ . Setelah terbuka menunya ketik ‘MEPD’, apabila Blackberry dalam kondisi unlock maka semua pilihan yang ada didalam menu ini dalam posisi ‘Disabled’
  4. Untuk handset Blackberry baru setelah dihidupkan pertama kali langsung masuk saja ke menu ‘Option-Status’ kemudian ketik ‘BUYR’. Selanjutnya di menu ini akan muncul ‘Data Usage’ dan ‘Voice Usage’. Seharusnya apabila handset ini baru maka Data Usage’ dan ‘Voice Usage’ akan berisi angka 0 (nol) atau angka yang mendekati 0 (nol) karena memang belum pernah digunakan.
  5. Lakukan Aktivasi Blackberry Internet Service saat itu juga, pastikan fitur Push Mail dan Browsing bisa dilakukan.
  6. Apabila Blackberry menggunakan PIN Cloningan, ada kemungkinan layanan BIS tetap dapat digunakan sekitar 1-3 bulan sebelum akhirnya Suspend.

Untuk mengecek PIN tersebut kloningan atau bukan, caranya sebagai berikut, buka http://xxx.blackberry.com (xxx=axis, xl, indosat atau telkomsel) dengan menggunakan Blackberry browser
Lalu masuk Create New Account, lakukan prosedur yang diminta, pada waktu pengisian PIN dan IMEI dan klik Next akan tampil tulisan :

1. Your device has not yet been registered with the network…..

Kondisi ini adalah UNSUSPEND karena pin dan imei masih fresh.
2. The Blackberry is registered with another provider/carrier………….

Ada 2 kondisi yaitu :
a. Memang PIN dan IMEI fresh cuma biasanya dr luar negeri (luar provider kita)
b. PIN dan IMEI tidak fresh dan ada kemungkinan udah di pake di luar provider kita.
Langkah yang dilakukan adalah hidupkan BB – Option – STATUS lalu ketik BUYR. Kalo bener2 baru Voice dan data usage harus 0, dan kalo isinya udah exceeded… berarti BEKAS (Ati2!)
Tapi kalo isinya baru 2.5 kb (masih dikit) mungkin dibuka untuk kebutuhan unlock. Tapi usahakan cari yang 0
Kondisi ke-2 ini beresiko untuk suspend jadi usahakan minta GARANSI PIN SUSPEND (dalam arti kalo suspend ditukar)

3. Your Account is already registered …..
Ada 2 kondisi :
a. Barangnya barang bekas (refurbished) dan udah pernah dipake dg provider kita (cek BUYR untuk memastikan)
b. Atau barang baru (BUYR=0) tapi pinnya udah diclone dan didaftarkan ke provider kita.
Kondisi 3 ini beresiko untuk suspend jadi usahakan minta GARANSI PIN SUSPEND (dalam arti kalo suspend ditukar)

4. Your Account is SUSPENDED……
BIS (Blackberry Internet Service) tidak bisa aktif. JANGAN DIBELI.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: